RSS

Kesempurnaan Yang Tercoreng : Honda New Mega Pro

15 Apr

Hampir sempurna kepuasan yang penulis rasakan saat motor Honda New Mega Pro yang penulis beli di bulan Desember 2010 menembus limit angka 4000 KM minggu ini. Selama 4000 KM penjelajahan menggunakan kuda besi berlogo sayap kembar ini, hampir tidak ada keluhan berarti. Kemampuan motor 150cc ini memang tidak bisa diharapkan mampu mengimbangi motor ber-CC lebih besar. Tapi bentuknya yang gagah, ketahanan mesin dan kenyamanan riding ke berbagai kondisi jalan selama ini (termasuk touring keliling priangan timur sejauh 625km bulan Januari lalu) secara keseluruhan cukup memuaskan penulis dan rasanya cukup pantas menyandang jargon yang diusung : “The Real Street Fighter”.

Namun sayang, semua kepuasan penulis itu mulai penulis ragukan sendiri setelah penulis menemukan sebuah kekurangan yang selama ini seakan tersamarkan. Penulis menyebutnya sebagai ‘cacat konstruksi’ .  Maaf jika sebutan  ‘cacat konstruksi’ terdengar sangat tendensius, tapi sebutan apa yang lebih cocok untuk menyebutkan sebuah struktur konstruksi yang sudah tidak utuh lagi?

Posisi Coakan di pipa rangka depan mesin

‘Cacat konstruksi’ yang penulis maksud adalah sebuah coakan (cutting-off / irisan rapi) pada batang rangka utama di depan mesin (lihat foto). Coakan itu tersembunyi begitu rapi dibalik fairing (tameng bawah tangki) Honda New Mega pro. Penulis sendiri nyaris tidak menyadarinya jika tidak bermaksud memasang engine guard di motor ini beberapa waktu berselang di sebuah bengkel.

Besarnya coakan kurang lebih sepertiga atau seperempat dari diameter pipa besi yang menjadi rangka utama sekaligus penyokong mesin Honda New Mega Pro ini. Selama penulis memiliki motor (kebetulan selalu Honda, mulai dari GL 100, Megapro 160, Karisma 125 dan Honda Vario CW), pada rangka-rangka motor tersebut tidak pernah  ditemukan coakan seperti ini, bahkan dijenis motor sport sejenis berangka tubular yang beredar di Indonesia (Honda Tiger, Suzuki Thunder, Yamaha Scorpio, dsb).

Setelah penulis amati, ternyata coakan ini dibuat untuk memberikan space bagi posisi head knalpot yang terletak persis di tengah blok head cylinder. Entah kenapa para engineer pabrikan sekelas Honda berani mengorbankan rangka utamanya dicoak seperti itu dan tidak mencari jalan lain yang lebih aman secara konstruksi? Jika alasannya rangka tersebut dibuat hanya untuk memegang mesin (sehingga perannya tidak terlalu penting), lalu kenapa tetap memaksakan dibuat coakan? Bukannya sistem rangka tubular di motor jenis ini menjadi satu kesatuan yang utuh dan monolit? Mengapa tidak membuat sistem rangka baru yang lebih bisa mengakomodir posisi head knalpot dengan tidak mengorbankan rangka itu?

Memang, coakan itu diberi pengaman berupa pelat tebal yang ditekuk mengikuti coakan dan disambung dengan sambungan las pada lekukan coakan yang ada (meskipun tambalan dan las-lasannya pun terlihat dibuat dengan kasar). Tapi berdasarkan pengalaman penulis di dunia konstruksi, yang namanya konstruksi besi/baja yang utuh, sangat tidak disarankan dicoak/diiris pada salah satu sisinya (jika bukan untuk disambung dengan konstruksi utuh lainnya) karena bentuk profil besi/baja tersebut menjadi tidak sempurna lagi. Akibatnya jika mendapat momen (beban/tekanan) berlebih dari atas/bawah atau dari depan/belakang coakan (misalnya akibat benturan), tentunya konstruksi ini cukup riskan dan tidak mustahil akan bengkok. Semua coakan di atas setelah penulis cek terdapat di semua motor New Honda Mega Pro.

Detail Coakan pada New Mega Pro

Memang perlu pembuktian yang lebih mendalam serta pengetesan dengan peralatan teknik agar teori di atas  terbukti. Selama ini pun coakan tersebut belum menampakkan perlemahan konstruksi seperti yang penulis khawatirkan. Dan rasanya tidak mungkin juga para ahli konstruksi di pabrikan sebesar Honda melewatkan hal sepenting ini dalam produk mereka karena tentunya sudah memperhitungkan kemampuan konstruksinya.  Jika tidak, bagaimana mungkin mereka begitu yakin memproduksi dan memasarkan motor ini secara besar-besaran? Tapi bagi penulis yang memiliki motor jenis ini, penemuan di atas menimbulkan rasa was-was dan kekhawatiran yang tidak kecil. Bagaimana dengan pemilik New Mega Pro yang lain?

Semoga pihak berwenang di PT. AHM (Astra Honda Motor) sebagai ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) Honda di negeri ini cukup peka dan memperhatikan kejanggalan ini lalu mengambil tindakan yang dianggap perlu jika ternyata hal di atas berpotensi membahayakan keselamatan konsumen. Walau bagaimanapun sebuah struktur ‘tambal sulam’ seperti ini patut dipertanyakan kekuatannya. Zero tolerance for safety!

Jakarta, 15 April 2011

Catatan Tambahan :

Dengan semakin banyaknya pembaca yang membaca postingan di atas dan agar pembaca mendapatkan gambaran secara utuh, maka sudah selayaknya penulis menyarankan pembaca untuk membaca lebih lanjut postingan penulis mengenai Klarifikasi AHM atas temuan coakan di NMP.

Selengkapnya dapat di baca di http://hendrawanhadiyat.wordpress.com/2011/05/22/klarifikasi-ahm-coakan-pada-rangka-honda-new-mega-pro/

Terima-kasih
Penulis

 
95 Comments

Posted by pada April 15, 2011 in Motor, Others

 

Kaitkata: , , , , ,

95 Respon untuk Kesempurnaan Yang Tercoreng : Honda New Mega Pro

  1. Land Cruiser

    Maret 21, 2012 at 12:57 pm

    infinya sangat bermanfaat
    jadi, intinya NMP produk gagal ?
    saya juga pengguna NMP,
    jujur saya juga mengalami banyak masalah tentang vacum karburator,
    mungkin agan juga mengalami,
    di rpm yg cukup rendah, terkadang tersendat dan akhirnya mati.
    gimana nih solusinya..?
    thx atas perhatianya

     
  2. abdul hamid zar

    Desember 31, 2011 at 8:16 am

    Saya punya Honda Megapro th 2005, kakak saya, kakak ipar bahkan tetangga (ada 5) juga punya Megapro, mulai th 2005,6,7,8,9……… Tapi semuanya terus terang mengeluh….. Mulai akselerasi mesin yg lambat, mesin cepat panas dll. Sudah pasti kami kami ini larisana lari sini memperbaiki performance spd motor kami cuma gak bisa siiippppp. Mengapa koq 5-7 th terakhir ini secara keseluruhkan performance Honda laki laki yg kami beli menurun ya???????

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      Januari 12, 2012 at 12:55 pm

      Komentar seperti ini sering muncul jika membanding-bandingkan dengan produk2 sebelumnya. Meskipun kita tidak bisa menutup mata bahwa fitur2 baru dan bagus pun bermunculan. Semoga bisa jadi masukan untuk produsen motor Honda

       
  3. dadang

    Desember 16, 2011 at 5:58 pm

    Dari segi estetika jelas suatu penipuan bagi konsumen. Rasanya aneh kok bisa2nya nama besar honda dipertaruhkan seperti itu

     
  4. sigit

    Agustus 18, 2011 at 1:38 pm

    nice info gan…

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      September 14, 2011 at 5:23 pm

      Thanks gan…jangan lupa baca kelanjutan artikelnya…yaitu klarifikasi dari AHM :D

       
  5. fadjartn

    Juli 14, 2011 at 8:35 pm

    nice inpoh mas bro…
    waah…baru tau saya, mas bro..
    saya cek ke NMP saya dulu deh.. :)
    udah ada tanggapan dari AHM blum masbro?

    postingan NMP saya Megapro Jalan-Jalan

     
  6. puyeng

    Mei 27, 2011 at 11:52 am

    Bro minta analisa FEM -nya AHM saja

     
  7. Papeda

    Mei 23, 2011 at 4:06 pm

    Siapa sih yang mau rugi??? Apalagi setelah produknya banyak terjual. Coakan pada frame sepeda motor?? sangat gak logis, lucu banget, sepeda motor yang sederhana desainnya tetapi framenya harus di buat coakan….. Engineer Honda apa tidak bisa mendesain agar lebih rapi dan tanpa coakan pada bagian tersebut??? sangat disayang, kebanyakan konsumen lebih memilih berdasarkan nama besar Honda, tanpa mau melihat serta berpikir kepada produk merk lain yang notabene desain dan teknologinya jauh lebih baik.

     
  8. satria biru

    Mei 23, 2011 at 9:55 am

    stau ane klo namanya udah dicoak pasti kekuatannya berkurang contoh gampangnya ente buat aja coakan dikayu trus bandingin kekuatannya ma yang ga dicoak kan beda meski katanya udah diperkuat tp diperkuatnya cuma dengan plat dilas doang bukan ditambah tulangan lain. mungkin klo motor nih jalan dijalan mulus ga ada kendala tapi klo dijalan yang lumayan rusak seperti kebanyakan jalanan kita pasti ada imbasnya dalam beberapa tahun pemakaian. wait and see…. aja lah.

     
  9. arya

    Mei 20, 2011 at 10:54 pm

    tdk usah risau tentang coakan tsb, krn kalau kita perhatikan struktur rangka diatas mesin sdh ada penguatan pipa yg menopang pipa yg dicoak tadi, jd menurut saya para perancangnya sdh memperhitungkan atas segalanya. Saya juga pemakai honda, GL MAX neotech th 98 sampai sekarang ga ada masalah meski dipakai buat angkut barang di medan yg sulit. Dan sekarang beli new mega pro, karena saya percaya pd honda.

     
  10. POLO BRENGSEX

    Mei 20, 2011 at 4:51 pm

    Jadi masalah new megapro begini y mas bro semua, jangan lihat sesuatu itu hanya dari satu sisi, jangan hanya lihat dari luarnya saja, pastinya semua kendaraan yang diproduksi malalui tahap atau proses uji coba, dimana jika tidak terdapat kelayakan guna maka kendaraan itu tidak akan diproduksi atau direvisi, dan tentunya para orang2 yang sudah mendesign dan membuat motor tersebut adalah orang-orang yang pintar, yang tidak sembarangan dalam membuat sebuah kontruksi kendaraan. Dan 1 hal lagi, kecelakaan serta trouble sebuah kendaran tidak hanya disebabkan akibat kendaraan.. Tapi yang utama adalah pengendara itu sendiri..

     
    • katrox

      Mei 23, 2011 at 11:00 am

      biang kerok,, black campaign!!

       
  11. AAA

    Mei 20, 2011 at 4:35 pm

    Moga AHM cepet tanggap.. minimal facelift niru megapro versi honda china ( phantom )
    http://asmarantaka.files.wordpress.com/2011/05/jkmjgle191530.jpg

    http://asmarantaka.wordpress.com/2011/05/19/honda-phantom-rr150-nmp-di-china-kok-rada-beda-yah-ama-nmp-disini/

    ga pake fitur rangka kecoak

     
  12. Jangan di Ulang ya AHM

    Mei 15, 2011 at 11:32 pm

    kuat atau tidak tentang adanya coakan tetep aja menimbulkan kekhawatiran kalau melihatnya.Perlu di Perhatikan buat AHM,konsumen butuh keindahan dan kesempurnaan.Dan biasanya timbul dari pandangan pertama.Kalau AHM menjamin kekuatannya apa kebanyakan para konsumennya tau bagaimana cara mengujinya.Mumet ah.

     
  13. AAA

    Mei 11, 2011 at 4:58 pm

    Pasang Engine guard apa ga nambah bahaya om bro..??
    Kalo jatuh impact nya kan langsung ke rangka yg kena coak..

     
  14. bin Assant

    Mei 10, 2011 at 10:06 pm

    ini cuma masalah stock inventory
    karena trend model sedang merambah ke street fighter, (juga design kompetitor byson pun cukup gagah), maka harus ada perubahan design …

    tapi bagaimana nih karena stock chasis sudah ada dalam jumlah banyak (karena seperti kita tahu, order ke vendor ada minimumnya kan). menganut sistem FIFO (first in first out), maka dimasukkan sajalah mesin dan design baru ini langsung ke chasis yang over stock tadi. kendalanya, tidak 100% fitted, maka siasatnya adalah dicoak tadi.

    jadi jangan pada komentar tentang masalah “kekuatan yang telah diperhitungkan”, atau “honda telah memperhitungkan masalah ini” atau “para designer lebih tahu apa yang dilakukan”… bla bla bla…… semua bulls**t .

    kita lihat aja versi keduanya, model seperti ini tetap dipertahankan, atau merubah dudukan leher knalpot sehingga tak ada coakan lagi.

     
  15. mario

    Mei 10, 2011 at 11:47 am

    oh…begitu toh….
    serem juga nie kalo masuk lobang bisa patah tuh..

     
    • katrox

      Mei 23, 2011 at 11:02 am

      honda tidak sebodoh yang kamu,,

       
  16. blackmax

    Mei 1, 2011 at 8:15 am

    wah, ngeri juga klo liat foto coakana, ada indikasi salah desain tuh mungkin, waktu dah jadi baru tau klo baut knalpodna kebentur ama rangka.. cuman aneh banget, mosok pabrikan sekelas honda bisa salah desain.. hix..

     
  17. real street fighter

    April 28, 2011 at 12:16 am

    note bung, coakan gak bikin kecelakaan kok n tidak perlu dipermasalahkan secara serius, kalo menurut saya sih belum tercoreng juga, masa gara-gara parameter ‘coakan’ hilang status, semua motor produksi pasti ada cacat begituannya, namanya juga produksi massal.

     
  18. rivan liu

    April 27, 2011 at 11:25 am

    Salam kenal semua…….Rame nig perbincangannya……Mmg keputusan di User tapi klo mmg ragu bolehlah pinang Si Pulsar 220cc yg cuma di banderol 18,6jt…..Optional aja….Kita sih siap menjembatani….Salam hormat…..Rivan Liu

     
  19. udit

    April 27, 2011 at 8:48 am

    hal sperti itu emng bs bin was2, tp slama ini kyakna blm ada keluhan tntang masalah coakan it,jg blm ada berita kecelakaan yang dsebabkan oleh coakan itu. semoga konstruksi itu aman…

    delta box vixion jg bkin saya was2 krna rangka itu kyakna g utuh kna ada las2an nya. dan d bgian melekuk kebawah yg bgian dalam jg ada space terbuka kayak las pnymbungan yg tidak baek…
    ayo pabrikan…buktikan dong kualitasmu…

    ijin sharing artikel ya bro…

     
  20. adecahyapurnama

    April 26, 2011 at 12:50 pm

    setelah cek2 image dari Unicorn Dazzler, ternyata coakan itu emang dari sononya..

    buat yang mau cari tau, nih ada thread tentang NMP/Unicorn Dazzler di forum xBhp:

    http://www.xbhp.com/talkies/motorcycle-ownership-experiences/13075-honda-unicorn-dazzler-2010-a.html

    semoga bermanfaat, dan ingat, jangan judge bahwa “sesuatu yang aneh” itu adalah “salah dan jelek”

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 26, 2011 at 6:10 pm

      Konon, desain dazzler aslinya dari AHM (CMIIW), So?
      Dalam tulisan saya, tidak ada maksud ‘menghakimi’. Monggo dibaca lebih lengkap secara keseluruhan

       
  21. adecahyapurnama

    April 26, 2011 at 12:40 pm

    coba cek Unicorn Dazzler dari negara asalnya, ada coakan apa kagak. kalo ada, ya silahkan tanya insinyur yang ada di India..

     
  22. Ropi_Mahabbah

    April 26, 2011 at 11:21 am

    itu Coak-an buat jalan Kunci untuk buka baud knalpot kali juragan… :)

     
  23. dave

    April 26, 2011 at 10:09 am

    maap sebelom nya,,
    oot neh,, kira2 apakah body nmp dgn cbr 150 sm?
    klo sama,, apa nti cbr 150 jg ada coakan ky gt y?
    bukan berniat jelek2in.. cm sp tau ja gt,, cmiiw

     
  24. Tio

    April 26, 2011 at 9:16 am

    Ikut bukan coakan mas bro, emang udah desainnya begitu

    salam – tio – sales honda (0813 6753 8181)

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 26, 2011 at 6:12 pm

      Maaf mas Tio, tidak ada maksud offense, tapi jika dalam posisi anda, saya rasa wajar anda menjawab begitu :D

       
  25. gunawanspurs

    April 26, 2011 at 8:38 am

    Solusinya ya beli motor 220 cc yg rangkanya double craddle dengan mounting karet, menjamin kekuatan & kenyamanan krn minim getaran (yg terserap dgn baik oleh mounting tsb).

    Mesin 220 cc with balancer yg paling bertenaga di kelasnya, kelistrikan triple phase full wave ala moge dgn lighting dual headlamp menggunakan proyektor dgn sepasang bulb 55 w yg mudah dimodif jadi HID.

    Kualitas ? Motor global gitu loh, gak takut diekspor ke berbagai benua, and terbukti dipakai touring antar benua (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5237429).

    Tapi klo mental konsumennya udah romusha, ya susah mengikuti logika, walaupun ulasan di sini (http://kangmase.wordpress.com/2011/04/25/analisa-harga-motor-sport-dari-india-termasuk-prediksi-harga-yzf-r15/) sudah menggambarkan seperti apa pembodohan otomotif yg dilakukan ATPM Jepang d sini.

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 26, 2011 at 6:13 pm

      Itu mah beli baru atuh mas bro…:D

       
    • nuq's

      April 27, 2011 at 10:34 pm

      itu bukan pembodohan bro..
      bajaj aja yg belum mampu ngejual motor dg kisaran harga yang mendekati merek jepang.
      siapa bro yg gak pengen untung gede..
      kalo bajaj mematok harga yg hampir sama dg merek jepang kira2 laku nggak..?
      dg harga murah aja org masih pikir2 utk membelinya

       
  26. bayu

    April 26, 2011 at 3:00 am

    Yang perlu diperhatikan, coakan itu bukan ditengah2, tapi dujung, jadi saya rasa gak riskan. dan yang jelas, ini bukan cacat produksi, tapi sudah dengan perhitungan tentunya. gak perlu berlebihan menyikapi hal kayak gini gan.

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 26, 2011 at 6:16 pm

      Hehehe…..pernah mengalami hal seperti ini & tidak merasa dirugikan apa-apa ya gan? mantab!

       
    • katrox

      Mei 23, 2011 at 11:05 am

      yang jelas akan jadi bahan black campaign bagi kompetitornya!

       
  27. bayu

    April 26, 2011 at 1:31 am

    no problem. gak perlu terlalu dipermasalahkan.

     
  28. duniakuro

    April 25, 2011 at 10:02 pm

    wah gitu to…
    kira2 produk sepeda motor honda yg lain gimana ya?

     
  29. Hourex150L

    April 25, 2011 at 1:47 pm

    ditunggu klarifikasi pihak ATPM Niii..

    Oia, berarti banyak yang menemukan masalah coak-an ini Maz Bro

    http://www.hourex150l.wordpress.com/2011/03/31/ini-thoo-honda-new-megapro/

    Piss..

     
  30. willykk

    April 22, 2011 at 12:01 am

    eheheh pinter lah penghematan yg gak keliatan.. luarnya aja kyk gitu gimana dalemnya (jeroan) moga2 aja ga kayak gitu dicoak2 :lol: :oops:

    note : coba getok dikit, kira2 bakal remuk / retak ga ?? :lol: :oops: kayak bysonh

     
  31. willykk

    April 21, 2011 at 11:54 pm

    biasa browh.. penghematan / efisiensi bahan.. yg nyumput2 biasanya khan ga keliatan misal nya di jeroan mesin :lol:

     
  32. gogo

    April 21, 2011 at 3:31 pm

    baru tau ane ,ternyata ada coakan segede gitu.. mungkin pihak pabrikan punya maksud lain dg keberadaan coakan ini..

     
  33. Hadi Subroto

    April 21, 2011 at 11:49 am

    menurut ane ya gan, seorang engineer pasti uda menghitung dan orang teknik tidak mengenal namanya human error, yg ada 2 faktor yaitu lelah (faktor umur) dan faktor kecelakaan

     
  34. joetrizilo

    April 20, 2011 at 3:28 pm

    hem kayaknya desain “Blend” di pangkal knalpot, yang penempatan bautnya agak mendatar, sehingga mau-tidak mau untuk memasang “blend” knalpot harus mencoak rangka…
    Saya yakin ini 100% sengaja, cuman kira-kira apakah sudah betul-betul dihitung yang matang???
    Seandainya posisi baut blend pangkal knalpot atas bawah, kelihatannya rangka tidak akan kena coak….

     
  35. bennythegreat

    April 20, 2011 at 3:27 pm

    yaaa..kalo memang coakan itu menyebabkan defect, AHM harus membuktikannya tho..

    coba aja dilakukan uji tekan rangka..sebagai simulasi pembebanan motor..

    benarkah kegagalan struktur akan terjadi di coakan tsb?

     
  36. bennythegreat

    April 20, 2011 at 3:27 pm

    yaaa..kalo memang coakan itu menyebabkan defect, AHM harus membuktikannya tho..

    coba aja dilakukan uji tekan rangka..sebagai simulasi pembebanan motor.

    benarkah kegagalan struktur akan terjadi di coakan tsb?

     
  37. kaki lima

    April 20, 2011 at 1:34 pm

     
  38. Danz

    April 19, 2011 at 11:04 am

    mungkin coakan itu di buat supaya mudah untuk memasang / mencopot kenalpot ya om…

     
  39. eDdY s

    April 19, 2011 at 8:17 am

    Mantap Mas,,,Makasih Informasinya ?

     
  40. Hendro-147

    April 19, 2011 at 12:55 am

    : saya juga Honda Lovers… saya pertamakali pake Honda CB, lalu Honda GLpro Black Engine, lalu GLMax neotech, lalu Megapro 2004 sampai skrg. Semua konstruksinya tidak ada yg mengorbankan bentuk rangka utama. Jadi informasi ini sangat penting bagi kita semua.. apalagi Tiger mata picek katanya juga dicoak.. Semoga next time Honda lebih baik mengorbankan desain leher knalpot daripada rangkanya. :)

     
  41. Amama Ali

    April 18, 2011 at 9:38 pm

    klo di NMP Dazzler saya coakan lebih rapi :mrgreen:

     
  42. kilaubiru

    April 18, 2011 at 9:13 pm

    saya dulu pake megapro 2006 akhir,
    model sebelum yg sekarang ini
    tapi rangka depan utuh nggak pake bonus coakan begitu.. :mrgreen:
    http://kilaubiru.wordpress.com/2010/02/21/wah-si-biru-capai-99-9999-km/

     
  43. Taufik

    April 18, 2011 at 7:37 pm

    Gimana tanggapan AHM nih?

     
  44. si oom

    April 18, 2011 at 7:27 pm

    moga-moga ga ambrol :)

     
  45. aanhamzah

    April 18, 2011 at 7:18 pm

    Saya rasa enginer Honda sudah memperhitungkan..,
    Klo Dazler (NMP India) ada coakan gak? klo ada, brarti gak masalah, soalnya Kondisi disono lebih ekstrim…,

     
  46. PakBambangNunggangJaran

    April 18, 2011 at 6:36 pm

    emane ga inden NMP,,,,padahal NMP jelas ga inden, semoga segera mendapat pencerahan dan solusi

     
  47. terong amnesia

    April 18, 2011 at 4:49 pm

    Mantaf… Kritis banget…

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 18, 2011 at 6:31 pm

      Makasih bro/sist. Syukur-syukur AHM bisa menjamin kekuatan rangka model ini. Demi keselamatan pengguna NMP.

       
  48. hadiyanta

    April 18, 2011 at 4:40 pm

    besok di recall ganti rangka baru :-D

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 18, 2011 at 6:33 pm

      Kalo sampe di recall bisa rame….tapi itu justru membanggakan karena menunjukkan kebesaran Honda sebagai produsen yang perduli pada kualitas produknya.

       
  49. asmarantaka

    April 18, 2011 at 4:27 pm

    well…mungkin perlu di check lagi ke semua unit NMP om..bisa jadi itu unit yg cacat… :mrgreen:

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 18, 2011 at 6:36 pm

      Yuk sama-sama check. Sepengetahuan saya, di semua rangka motor NMP terdapat coakan seperti ini :D

       
    • wong ndeso

      Mei 12, 2011 at 2:19 pm

      BC neh…

       
  50. Pringgo

    April 18, 2011 at 12:05 pm

    Bro Hendra,

    Di honda Tiger juga dicoak begitu…
    cuma mengang tidak terlalu dalam.
    Kalau di tiger paling dicoak 1/3 diameter pipa.
    namun di New MegaPro dicoak sekitar 1/2 diameter pipa.

    Awal meminang Honda tiger, saya sangsi dengan coakan pada pipa rangka depan tersebut, namun ternyata tidak apa-apa…

    Tidak ada masalah menurut saya,
    toh mesin dipegang di 3 titik, yaitu depan – atas – belakang.

    CMIIW

    *bukan orang AHM, hanya pemilik honda tiger…

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 18, 2011 at 12:59 pm

      @Bro Pringgo : Di tiger ada bro? tiger keluaran tahun berapa & sebelah mana?

      Saya termasuk Honda lovers (makanya kalo beli motor pasti Honda :D ), tapi kalo tau ada coakan seperti ini, saya pasti menimbang2 berkali2 buat beli type ini. Saya rasa konsumen lain pun akan berpendapat sama.

      Setau saya, konstruksi segitiga memang memang konstruksi yang paling stabil. Tapi kalau salah satunya ada perlemahan, tentunya akan membahayakan konstruksi ini secara keseluruhan.

      Engga masalah bro Pringgo orang AHM or bukan. Ini ajang diskusi & mencari solusi terbaik.

       
      • wong ndeso

        Mei 12, 2011 at 2:21 pm

        bro gimana? sudah dapat pencerahan?

         
  51. adet.vrio

    April 18, 2011 at 11:36 am

    Agak sedikit janggal seh kang.. Apakah itu mempengaruhi atau tidak sebaiknya ada tes atau penjelasan..
    Tp selama ane punya cb ampe gl series gak ada coakan..

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 18, 2011 at 1:04 pm

      @Kang Adet : kata ‘Janggal’ tentunya berpengaruh saat kita memilih suatu produk yang kang :D . Kalo kita tidak yakin, tentunya kita juga ragu memilikinya….

       
    • tigerpiceks

      April 26, 2011 at 2:08 pm

      Ini Coakan di Tiger Piceks 2010, kalau diraba haluss ga kaya di NMP yang penampakannya kasar, dan kesannya di tiger piceks bukan dicoak tapi semacam “dimampatkan”

      [img]http://v1.iimmgg.com/images/is7gr/9bd1a43c6c458385b2a2226e7a0b87ae.jpg[/img]

       
  52. andryberlianto

    April 18, 2011 at 10:13 am

    di KLX ga ada ah bro ……… :p

     
  53. kangmase

    April 16, 2011 at 4:18 pm

    yang perlu ditanyaken adalah, fotonya mana…………….?

    beli ini aja
    http://kangmase.wordpress.com/2011/04/16/ganang-ngitung-itung-harga-cbr-150-r0-r/

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 16, 2011 at 4:36 pm

      Maaf bro. Ane posting dari BB, jadi rada susah setting segala macem. Fotonya udah ada kok :D . Kalo mau beli engga lagi dulu deh…

       
  54. rezzinpizz

    April 16, 2011 at 3:40 am

    wah..masak sih bro..?ok bro fotonya ya spy kta gampang ngeceknya…thx

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 16, 2011 at 4:39 pm

      Silahkan cek bang bro. Engga ada maksud menjelek-jelekkan pihak tertentu, tapi konsumen perlu penjelasan yang logis dan teknis untuk masalah ini. Biar konsumen tidak resah memakai produk yang diunggulkan ini…:D. Foto akan saya upload segera karena kemarin posting dari BB, jadi rada susah settingnya.

       
  55. bodats

    April 15, 2011 at 11:09 pm

    mana fotonye bro???

     
    • Hendrawan 'ONE' Hadiyat

      April 16, 2011 at 4:40 pm

      Sorry bro. Ketinggalan gara2 posting via BB, rada susah setting wordpress apalagi nambah picture dari BB.

       

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.