Kuliner : Tempat Kecil, Rasa Dahsyat! (#3)

Posted: March 23, 2011 in Keluarga, Kuliner
Tags: , , , , ,

Kembali penulis ingin berbagi tempat kuliner yang enak di sekitaran Halim – Jakarta Timur. Meskipun tempat makanan itu disajikan sangatlah sederhana (terkadang berbentuk kios sewaan, pen.) tapi tidak mengurangi minat pelanggannya untuk kembali mencicipi makanan yang disajikan. Setelah sebelumnya memperkenalkan ayam bakar khas Bandung ‘Teteh Halim’ dan Mie Ayam Pangsit Kota, maka sekarang giliran ‘Bakwan Malang Pak Yono’ di jalan Skuadron Halim – Jakarta Timur yang akan penulis review.

Sebelumnya penulis ingin mengingatkan kembali bahwa setiap orang punya penilaian yang berbeda tentang citarasa suatu jajanan kuliner. Banyak faktor yang bisa jadi pencetusnya. Lalu apakah citarasa suatu jajanan kuliner bisa dipengaruhi oleh lokasi dimana jajanan itu disajikan? Bisa jadi ya, tergantung dari strata sosial sang pencicip rasa. Jika pembaca mengharapkan tempat jajanan yang besar, tentunya akan merasa tidak cocok dengan tulisan penulis di bawah ini. Tapi jika lokasi jajanan bukanlah suatu masalah, maka inilah beberapa tempat jajanan kuliner di area Halim – Jakarta Timur, yang dari ukuran tempat berjualannya relatif sederhana dan kecil, tapi masalah citarasa jajanan yang disajikan menurut penulis tidaklah kalah dengan jajanan yang disajikan di restoran-restoran yang sudah ternama.

1 Mangkok Bakwan Malang Pak Yono tanpa mie telor, tahu dan bakwan kering (karena kehabisan)

1 Mangkok Bakwan Malang Pak Yono tanpa mie telor, tahu dan bakwan kering (karena kehabisan)

Memang, seperti halnya ayam bakar khas Bandung dan Mie Ayam Pangsit, yang namanya jajanan bakwan Malang sudah banyak bertebaran di Jakarta ini. Dari mulai bakwan Malang yang dijajakan secara tradisionil (keliling dengan roda), di kios kecil hingga yang dijajakan di foodcourt mal-mal ternama dengan nama dagang yang sudah dipatenkan. Tapi sampai sejauh ini, hanya “Bakwan Malang pak Yono” di Halim – Jakarta Timur yang penulis rasakan ‘pas’ rasanya. Hal ini telah diakui oleh beberapa rekan penulis (yang beberapa diantaranya adalah blogger kuliner) yang akhirnya menjadi langganan tetap tempat ini. Bakwan Malang ini tidak pernah sepi dari pengunjung padahal tempatnya sangatlah kecil, apalagi area parkirnya sangat sempit (hanya cukup untuk parkir 5 sepeda motor saja).

Sebenarnya, menu bakwan malang yang disajikan pada umumnya tidaklah jauh berbeda dengan bakwan malang kebanyakan, dimana dalam satu mangkok bakwan Malang ini disajikan mie telor yang berbentuk gulungan, bakwan kering, siomay, tahu isi siomay, bakso kecil dan bakso urat. Kuahnya pun biasa saja, begitu pula dengan bumbu-bumbu seperti sambal, kecap, merica, saos dan cuka dapur. Hanya saja yang istimewa adalah rasa dari bakso urat itu. Tidak seperti yang banyak kita jumpai pada pedagang bakso yang sering menggunakan kata ‘bakso urat’ pada bakso dagangannya, namun setelah dicoba nyatanya seperti bakso biasa saja, maka bakso urat di tempat ini sangat istimewa. Bakso uratnya benar-benar terbuat dari urat daging sapi yang masih berbentuk kasar sehingga saat dikunyah akan terasa liatnya daging urat yang menggerenjil di mulut. Benar-benar bakso urat dan yang pasti : Enak!

Ibu Yono saat melayani pelanggannya

Ibu Yono saat melayani pelanggannya

Untuk harga, masih terbilang murah dibanding dengan bakwan Malang yang telah bermerek (dan sekarang beberapa diantaranya sudah menjadi frenchise). Untuk satu mangkok bakwan Malang dengan menu standar (mie telor yang berbentuk gulungan, bakwan kering, siomay, tahu isi siomay, bakso kecil dan bakso urat), kita cukup merogoh kocek Rp. 8.500,- saja (belum termasuk minum).

Jika anda berminat untuk berkunjung ke bakwan Malang pak Yono di Halim – Jakarta Timur ini, pastikan anda tidak kemalaman datang karena biasanya sekitar jam 21.00, kios ini sudah tutup karena dagangannya sudah habis meskipun sudah beberapa kali menambah stok bakwannya!

Jakarta, 20 Maret 2011

Comments
  1. priha says:

    wah enak tuh

  2. nanin yustian says:

    wah..cocok jadi penulis tentang kuliner…mantaaaapp

  3. nurrahman18 says:

    wah pagi2 bikin pengen sarapan neeh😀

  4. andika says:

    wah kang perasaan harganya udah naek Rp 9000 dah…udah lama juga naeknya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s