Author Archive

Puisi 18 – SETAPAK HIDUP

Posted: March 19, 2015 in Uncategorized

Bergulung ombak menghantam
Sejenak ku luruh tak berdaya

Berputar angin menampar
Sejenak ku lemah tak bertenaga

Berpedar api menjilat
Sejenak ku nyeri tak bernyawa

Meratap dalam kubangan jiwa
Menjerit dalam tangisan hati
Melolong dalam keheningan rasa
Menangis dalam nestapa raga

Tapi saat itu pula aku beringsut tumbuh
Menggapai akar yang bisa kuraih
Mencakar rumput yang bisa kupegang
Menggapai asa yang nyaris sirna

Aku tak akan kalah oleh ombak
Karena aku lah sang batu karang
Yang berdiri pongah menantang
Menantap laut dengan tenang

Aku tak akan jatuh karena angin
Karena aku lah sang taufan
Yang merengkuh dalam pelukan
Memberikan rasa nyaman keabadian

Aku tak akan mati karena api
Karena aku lah sang bara
Yang menjadi sumber semangat
Menggelora jiwa tak pernah padam

Aku akan terbang ke langit ke tujuh
Meraih bintang yang terdekat
Menyematkannya di depan dada

Berkilau dan mulia bersama
Tumbuh besar, agung dan berharga
Dengan bangga dan sukacita

ONE – 2014

Puisi 17 – . . . . .

Posted: March 19, 2015 in Uncategorized

Kuteringat dalam lamunan
Tanpamu langit tak berbintang

Kuteringat dalam lamunan
Rasa sentuhan jemari tanganmu

Kuteringat walau telah pudar
Suara tawamu, sungguh kurindu

Tanpamu langit tak berbintang
Tanpamu jampa yang kurasa

Seandainya jarak tiada berarti
Akan kuarungi ruang dan waktu
Dalam sekejap saja

Seandainya sang waktu dapat mengerti
Tak akan ada rindu yang terus mengganggu
Kau akan kembali bersamaku

Terbit dan tenggelamnya matahari
Membawamu lebih dekat
Denganmu langitku berbintang
Dengamu sempurna kurasa

Hutami – 2013

Puisi 16 – TEMARAM TEJA

Posted: March 19, 2015 in Uncategorized

Temaram teja kan tenggelam
Di hamparan kesunyian alam
Indah memerah di sela mega membelah
Melandai membuai…terbuai…

Berlalu rasa demi rasa
Seribu suka seribu duka
Sela menyela meraja di kehidupan
Semasa usia…untai masa…

Bahagia pada yang kuasa
Nestapa pun pada yang Esa
Tiada kuasa ku tiada daya
Tiada kuinginkan kau tinggalkan

Dahaga sejenak kan sirna
Manakala di kalbu kau ada
Cerah kesuma buana ramah terasa
Seakan derita…usai sudah

Bahagia pada Yang Kuasa
Nestapa pun pada Yang Esa
Paduka kupujakan
Paduka kudambakan
Paduka bimbinglah hamba selamanya

Paduka kupujakan
Paduka kudambakan
Paduka bimbinglah hamba selamanya

Hutami – 2013

Puisi 15 – WARNA CINTA

Posted: March 19, 2015 in Uncategorized

Maafkan
Jika senyumku tersembunyi
Dibalik air mata

Dan kata kata mesra
Menjadi tanpa daya
Karena terperangkap
Dalam Prasangka

Tapi Tuhan tahu
Cinta yang kupunya
Lebih berwarna
Dari yang kau kira

Temukanlah aku
Dengan belahan jiwaku
Dan utuhkanlah keindahan hidupku
Bersamanya dalam mahligai
Yang damai, penuh kasih,
lembut memperlakukan satu sama lain
Dan yang setia
Dalam kemudahan atau dalam kesulitan

Hutami – 2013

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Tanpa banyak kata
Yang membalut kebohongan belaka
Aku memang tak pandai merangkai kata romantic
Selayaknya orang yang sedang jatuh cinta

Dan aku tak berani berjanji
Untuk mencintaimu sepenuhnya
Namun aku berjanji akan belajar setia
Agar dapat mencintamu selamanya

Aku mencintaimu
Senyaman langkahku
Meski sempat kesandung rindu dan cemburu
Ku kan tetap datang kepadamu
Karena kamu pemilik hati dan perasaanku

Aku tau mencintai tidaklah dosa
Semoga Allah tidak melarang kita
Untuk saling merindukan
Walau hanya sebatas diam

Hutami – 2013

Puisi 13 – NAMAMU

Posted: March 19, 2015 in Uncategorized

Kalau tidak karena namamu
Sungguh aku sudah putus asa
Sebelum kutulis huruf
Adanya huruf H…

Jika bukan sebab namamu
Betapa semua suara akan gugup
Sebelum huruf pertama kusebut

Apalah makna hidupku
Bila namamu tak berdenyut
Di jantungku
Ku tiada berdaya
Seperti sekarang makna namamu ada detik ini…H

Hutami – 2013

Puisi 12 – BUNDA

Posted: March 18, 2015 in Uncategorized

Tadi malam,,
Yang makin larut dan menghitam
Menghanyutkan rinduku pada suara Bunda,
Menjatuhkan hatiku
Bagai ranting pohon yang patah
Dan tak lagi kuat,
Yang memahami amarah karena hujan lebat…

Dan aku diam,
Meski hatiku bertasbih,
Aku diam karna ingin Ku meraihNYA
Bukankah dunia ini genggamanNYA?
Bahkan aku sering palsu dan berdosa

Wahai pemberi cahaya
Deket ka lah Ku dgn bundaku
Yang beriku semangat hidup
Yang beriku jiwa pemburu yg tangguh,
Dekatkan Ku dgn BUNDAku..

Hutami – 2013

Puisi 11 – MU

Posted: March 18, 2015 in Uncategorized

Bawalah hatiku
kerumah di hatimu
Mewujud cinta yang sempurna
Menjelma rindu yang ada

Jangan berlalu
Melangkah jauh pun pilu
Jangan kamu, tak acuhkan ketulusanku
Tak hiraukan kejujuranku

Lihatlah aku,
Ujung mataku
Rasakan dalamnya sayangku
Begitu luasnya kasihku… padamu

Mendekatlah……..
Dekap aku dalam pelukmu
Kurung aku dalam hatimu
Satukanlah dgn kejujuranku
Kutuliskan kata cinta untukmu
Kuharap benar
dan kukatakan…
aku sayang kamu

Hutami – 2013

Puisi 10 – TEMANI AKU

Posted: March 18, 2015 in Uncategorized

Kulukiskan siang di sudut mentari
Ketika sepasang kaki berpijak pada punggung bumi
Melangkah?
Ataukah hanya diam saja?

Aku ceritakan buah manis atau gamang
Pada rerumput kering di tepian ladang
Hingga sang surya menguning lalu hilang

Aku yg ketika sore
Tergolek di sulaman karpet hitam
Menunggu angin meniup lembut
Dan ku berdansa di kedalaman kalbu

Hai..kau
Percintaan kita memang tak abadi
Tapi Mencintaimu bagiku dan Mencintaiku bagimu
Tak dapat di hapus oleh ruang dan waktu

Dan haiii…
Temani aku hingga senja.
umurku nanti
Sebagaimana aku yang akan setia temani kau

Hutami – 2013

Puisi 9 – KERINDUANKU

Posted: March 18, 2015 in Uncategorized

Beribu-ribu kata mendesir mencari makna
Tuk mengungkap dan menyimpan cerita cinta

Debu-debu gersang  menggumuli rindu
Menjelma risau merasuk qalbu

Awan berduyun-duyun menggumpal hitam
Meneteslah rinai hujan di lubuk hati terdalam

Merembes,
Mengalir
Kemudian berkubang di atas rawa-rawa penentram

Kerinduanku
Tanamkanlah bunga penyegar cinta
Sebab bahagianya hatiku,
Jika mencium aromanya

Hutami – 2013